Tujuh Makanan Sehat yang Berbahaya Jika Dimakan Terlalu Banyak
Oleh Leah Fressler, Women’s Health | Yahoo SHE – Jum, 26 Sep 2014 16:04 WIB
Anda
pasti tahu bahwa makan mi instan setiap hari tidak baik bagi kesehatan
Anda -- tapi beberapa ahli mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan
bergizi secara berlebihan juga sama berbahayanya. Anda tidak perlu
menyingkirkan makanan berikut ini dari menu makanan Anda -- tapi lebih
baik hindari mengonsumsinya terlalu banyak.
1. Jeruk dan Tomat
Tomat
Anda harus berhati-hati agar tidak tidak terlalu banyak
memakan buah lezat namun tinggi kandungan asam ini, kata Gina Sam, M.D.,
M.P.H., direktur Mount Sinai Gastrointestinal Motility Center di The
Mount Sinai Hospital. Meningkatnya asupan asam karena terlalu banyak
mengonsumsi jeruk dan tomat bisa mengakibatkan reflux -- penyakit akibat
aliran balik (refluks) atau naiknya asam lambung beserta makanan yang
diurainya dari lambung hingga ke kerongkongan. Selama jangka waktu yang
lama, reflux bisa menyebabkan Barrett’s Esophagus, gangguan ketika lesi
prakanker menyebabkan kelainan pada lapisan esofagus. Sam menyarankan
agar tidak makan lebih dari dua jeruk atau tomat sehari dan hindari
makanan tersebut sama sekali jika Anda mulai merasakan gejala reflux.
2. Tuna kalengan
Tuna kalengan
Ikan yang mudah disajikan dan rendah kalori ini sangat sehat
jika disantap bersama dengan salad atau sandwich. Namun, mengonsumsi
tuna kaleng terlalu banyak mengakibatkan melonjaknya kadar merkuri
karena tuna lebih tinggi kandungan merkurinya dibandingkan ikan-ikan
lain. Terlalu banyak asupan merkuri bisa berdampak pada masalah
penglihatan, gangguan pendengaran dan berbicara, kurangnya koordinasi
dan lemahnya otot. Pastikan Anda tidak mengonsumsi lebih dari tiga
sampai lima kaleng tuna dalam sepekan, kata Sam, dan cobalah mengganti
tuna dengan ikan yang kandungan merkurinya lebih rendah seperti salmon,
udang dan Pollock.
3. Air
Air
Meskipun air berperan penting dalam kesehatan, mengonsumsi air
berlebihan ternyata bisa mengakibatkan keracunan air, kata Alan R.
Gaby, M.D., penulis buku Nutritional Medicine. Kondisi tersebut terjadi
ketika konsumsi air berlebihan mengarah pada melarutkan sodium di dalam
tubuh, sehingga mengakibatkan rendahnya kadar sodium di dalam darah,
yang dapat menyebabkan gangguan fungsi otak dan bahkan kematian. Berapa
banyak air yang dapat berujung pada malapetaka seperti itu? Biasanya
kondisi tersebut terjadi pada pelari maraton jarak jauh atau orang yang
memaksa minum air berlebihan. Namun, untuk memastikan Anda tidak
menenggak terlalu banyak air, periksa air seni Anda: Jika warnanya
bening, tandanya Anda sudah cukup minum.
4. Kedelai
Kacang kedelai
Perhatian untuk para pecinta tahu! Meskipun kedelai bisa
membantu mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah jika
dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, kedelai juga menghambat penyerapan
zat besi, kata Gaby -- sehingga konsumsi berlebihan bisa mengarah pada
kemungkinan anemia karena kekurangan zat besi. Juga, karena kedelai
mengandung senyawa mirip estrogen (isoflavones), mengonsumsi untuk
jangka waktu lama dan dalam jumlah besar berpotensi mengakibatkan
hiperplasia endometrium, penebalan lapisan rahim yang dapat berujung
pada kanker rahim. Meskipun belum ada informasi rinci mengenai jumlah
kedelai yang aman untuk Anda konsumsi, akan lebih baik membatasi
santapan dua porsi per hari.
sumber dari sini
0 komentar:
Posting Komentar