makanan sehat

Tujuh Makanan Sehat yang Berbahaya Jika Dimakan Terlalu Banyak

Anda pasti tahu bahwa makan mi instan setiap hari tidak baik bagi kesehatan Anda -- tapi beberapa ahli mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan bergizi secara berlebihan juga sama berbahayanya. Anda tidak perlu menyingkirkan makanan berikut ini dari menu makanan Anda -- tapi lebih baik hindari mengonsumsinya terlalu banyak.

1. Jeruk dan Tomat

TomatTomat
Anda harus berhati-hati agar tidak tidak terlalu banyak memakan buah lezat namun tinggi kandungan asam ini, kata Gina Sam, M.D., M.P.H., direktur Mount Sinai Gastrointestinal Motility Center di The Mount Sinai Hospital. Meningkatnya asupan asam karena terlalu banyak mengonsumsi jeruk dan tomat bisa mengakibatkan reflux -- penyakit akibat aliran balik (refluks) atau naiknya asam lambung beserta makanan yang diurainya dari lambung hingga ke kerongkongan. Selama jangka waktu yang lama, reflux bisa menyebabkan Barrett’s Esophagus, gangguan ketika lesi prakanker menyebabkan kelainan pada lapisan esofagus. Sam menyarankan agar tidak makan lebih dari dua jeruk atau tomat sehari dan hindari makanan tersebut sama sekali jika Anda mulai merasakan gejala reflux.

2. Tuna kalengan


Tuna kalenganTuna kalengan
Ikan yang mudah disajikan dan rendah kalori ini sangat sehat jika disantap bersama dengan salad atau sandwich. Namun, mengonsumsi tuna kaleng terlalu banyak mengakibatkan melonjaknya kadar merkuri karena tuna lebih tinggi kandungan merkurinya dibandingkan ikan-ikan lain. Terlalu banyak asupan merkuri bisa berdampak pada masalah penglihatan, gangguan pendengaran dan berbicara, kurangnya koordinasi dan lemahnya otot. Pastikan Anda tidak mengonsumsi lebih dari tiga sampai lima kaleng tuna dalam sepekan, kata Sam, dan cobalah mengganti tuna dengan ikan yang kandungan merkurinya lebih rendah seperti salmon, udang dan Pollock.

3. Air


AirAir
Meskipun air berperan penting dalam kesehatan, mengonsumsi air berlebihan ternyata bisa mengakibatkan keracunan air, kata Alan R. Gaby, M.D., penulis buku Nutritional Medicine. Kondisi tersebut terjadi ketika konsumsi air berlebihan mengarah pada melarutkan sodium di dalam tubuh, sehingga mengakibatkan rendahnya kadar sodium di dalam darah, yang dapat menyebabkan gangguan fungsi otak dan bahkan kematian. Berapa banyak air yang dapat berujung pada malapetaka seperti itu? Biasanya kondisi tersebut terjadi pada pelari maraton jarak jauh atau orang yang memaksa minum air berlebihan. Namun, untuk memastikan Anda tidak menenggak terlalu banyak air, periksa air seni Anda: Jika warnanya bening, tandanya Anda sudah cukup minum.

4. Kedelai


Kacang kedelaiKacang kedelai
Perhatian untuk para pecinta tahu! Meskipun kedelai bisa membantu mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, kedelai juga menghambat penyerapan zat besi, kata Gaby -- sehingga konsumsi berlebihan bisa mengarah pada kemungkinan anemia karena kekurangan zat besi. Juga, karena kedelai mengandung senyawa mirip estrogen (isoflavones), mengonsumsi untuk jangka waktu lama dan dalam jumlah besar berpotensi mengakibatkan hiperplasia endometrium, penebalan lapisan rahim yang dapat berujung pada kanker rahim. Meskipun belum ada informasi rinci mengenai jumlah kedelai yang aman untuk Anda konsumsi, akan lebih baik membatasi santapan dua porsi per hari.
sumber dari sini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar